Oleh: mat06uia | Januari 11, 2010

1. Identitas buku dan pengarang

Problem Remaja Masa Kini

Judul buku      : Tanah Gersang

Pengarang       : Mochtar Lubis

Tebal buku      : 228 halaman

Penerbit           : Pustaka Jaya, 1982

2. Jenis buku

Buku yang berjudul “Tanah Gersang” merupakan salah satu roman karangan Mochtar Lubis, terdiri dari 3 buku, buku satu, buku dua, dan buku tiga.

3. Pokok persoalan/tema

Pengarang melukiskan kehidupan remaja kota yang tengah menghadapi kemelut zaman.

4. Ringkasan cerita

Tokoh utama cerita ini ialah Joni, seorang anak remaja, anak seorang ayah yang sibuk, tidak pernah memperhatikan keluarganya dan dalam buku ini diceritakan tentang perjalanan hidup Joni yang menderita, patut kita kasihani. Joni tumbuh secara tidak sewajarnya, tidak seperti kebanyakan anak-anak yang lain, Kesenangan yang aneh, yaitu ia merasa senang jika ia berkuasa atas orang lain dan ini sudah tumbuh sejak Ia kecil, terbukti pada kesenangan membunuh kucing, tersurat di halaman 21. “Joni rnemandangi dengan senang betapa kucing itu menggelepar di tanah dan darah mengalir bergelonjak dan luka di lehernya sehingga akhirnya kucing itu mengejut-ngejut mati, dan kemudian jadi kaku.” Dan kebiasaan ini terus berkembang, meningkat semasa hidupnya. Joni merasa senang sekali ketika ‘merampok. ia merasa berkuasa sekali atas nyawa orang yang dirampoknya. Bukan uang yang dicarinya, tetapi perasaan senang ketika berhasil berkuasa atas seseorang.

Kejanggalan-kejanggalan yang ada pada diri Joni ini tidak diketahui oleh keluarganya. Ayahnya hanya memberi uang, tanpa mau memperhatikan kedua anaknya, dan ayah Joni menyangka dengan melimpahkan uang kepada Joni, Maria, dan ibunya, maka perbuatannya ini dapat menggantikan adanya seorang ayah di rurnah. Sebagai akibatnya, Joni tidak menaruh rasa hormat kepada ayahnya. Ia merasa asing dari keluarganya (hal. 30). “Tidak ada hubungan jiwa antara dia dan ibunya, lebih-lebih melepaskan diri Joni…,”

Kenakalan-kenakalan yang dilakukan oleh Joni, Yusuf, dan Sukandar diceritakan secara panjang lebar. Nilai-nilai dasar atau norma-norma sosial sudah berubah, menjadi latar belakang cerita ini. Seorang ayah yang sepatutnya memperhatikan keluarga, tidak beristri lagi, mencintai anak-anaknya, tidak ada dalam cerita ini. Juga diceritakan, seorang istri yang ditinggal berbulan-bulan lamanya oleh suaminya, merasa tidak melanggar norma-norma susila ketika ia menerima pria lain di kamarnya. Keponakannya, Yusuf pun tidak menghina dan menganggap wajar. Bahkan teman Yusuf. Joni mengadakan hubungan suami-istri  dengan bibi Yusuf. Siti Rafiah. Ini semua menunjukkan nilai-nilai dasar sudah berubah.

Cerita diakhiri dengan bunuh dirinya Joni. Ia tidak berani mengakui siapa dirinya sebenarnya. Maksudnya, mengakui perbuatan-perbuatan yang tidak baik kepada istrinya, Dewi dan orang lain.

Setelah menceritakan latar belakang atau riwayat hidup tokoh-tokohnya, pengarang kembali menggunakan alur maju. Ia menceritakan kelanjutan rencana sampai pada proses perampokan, pertemuan Joni dengan Lisa, seorang gadis yang menghalalkan segala cara untuk mencapai keinginannya. Ia pandai sekali merayu pria-pria kaya untuk mencapai keinginannya. Pengarang masih menggunakan alur maju ketika menceritakan pertemuan Joni dengan Dewi, adik Lisa. Joni betul-betul jatuh cinta terhadapnya, yang terbukti pada halaman 192. “Cintanya dan cinta Dewi seakan-akan memberikan kepadanya suatu tenaga yang tidak habis-habis sumbernya.”

5. Kelebihan dan kekurangan buku/novel

Cerita yang cukup menarik ini banyak berisikan himbauan yang terselubung. Banyak sekali nasihat yang bisa kita ambil, terutama bagi remaja dan orang tua. Dalam cerita ini, tokoh ayah Joni telah memberi petunjuk kepada kita bahwa uang tidak bisa menggantikan cinta seorang ayah, pengaruh seorang ayah, perhatian, disiplin yang diberikan ayah, Bagi remaja, pengarang menghimbau agar bisa menjaga diri, untuk tidak melakukan hubungan yang terlarang sebelum menikah.

Roman ini banyak menampilkan karakter tokoh yang berbeda-beda, tetapi menarik: tokoh Lisa, seorang gadis yang mata duitan, Dewi yang lugu dan: lembut serta polos, Joni, seorang anak orang kaya, tetapi mau bergaul dengan golongan rendah seperti Yusuf dan Sukandar.

Penyajian cerita ini baik dan ceritanya pun mudah ditangkap. Pengarang menyajikan masalah yang aktual, tidak membosankan dan jelas. Pengarang menguraikan secara panjang-lebar karakter tokoh-tokoh. Akan tetapi, terdapat satu kekurangan, yaitu pengarang sering mengulang kisah yang porno sehingga membosankan. Bahasa yang digunakan pengarang adalah bahasa Indonesia percakapan, tetapi lebih didominasi bahasa Jakarta yang agak kasar. “Busset!” sumpah Yusuf (hal,84).

6. Kesimpulan

Menurut penulis, cerita ini cukup menarik untuk dibaca, karena menceritakan remaja dan segala persoalan yang dihadapi, nilai-nilai susila yang sudah berubah, patut menjadi bahan pemikiran kita,  untuk merefleksikan diri kita. Apakah hidup yang kita jalani sudah baik dan cukup berarti? (Suroto. 1989: 182-184).

Category : Books

Genre: Cooking, Food & Wine

Auther: Haryo Bagus Handoko.

Judul buku: “Buku Panduan Wisata Kuliner – Peta 50 Tempat Makan Makanan Favorit di Malang”

Pengarang: Haryo Bagus Handoko

Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama

Tebal buku: 136 halaman

Tahun terbit: Cetakan pertama, Maret 2009

Kota Malang itu merupakan salah satu kota besar yang ada di Indonesia yang mempunyai banyak potensi, salah satunya yaitu potensi pariwisata dan juga Kuliner nya. Baca Lanjutannya…

Oleh: mat06uia | Januari 11, 2010

Dapur Sunda MOI Kelapa Gading

Di Mall Of Indonesia Kelapa Gading, tepatnya di Dapur Sunda.

Dapur Sunda Jln Cipete ini awalnya berdiri dari masih secuprit sampai sekarang yang sudah diperluas. Karna para pembelinya yang melunjak drastis.

Di Dapur Sunda ini tersedia minuman yang unik bernama Es Kopi Si Iteung alias Iced Coffee Ice with Cocoa. Namanya saja sudah menarik, apalagi rasanya. Kemudian ada juga es bandrek dan bajigur yang bertabur kelapa muda yang menbuat orang tergiur saat melihatnya. Baca Lanjutannya…

Oleh: mat06uia | Januari 11, 2010

DEALOVA

RESENSI NOVEL

Judul                : Dealova

Pengarang         : Dyan Nuranindya

Penerbit           : PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit      : 2005

Jumlah halaman : 303 halaman

Jenis buku         : Teen Lit Baca Lanjutannya…

Oleh: mat06uia | Januari 11, 2010

MOBIL MEWAH PARA MENTERI

Haruskah para mentri dengan mobil mewah ??

Opini bermunculan terkait pemberian jatah mobil dinas Toyota Crown Royal Saloon bagi para menteri. Sebagian besar pendapat itu bernada miring. Salah satunya meluncur dari bibir Mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif. Baca Lanjutannya…

Penduduk Indonesia semakin tahun semakin banyak dan padat.Daerah-daerah yang masih kurang penduduknya pun kini terlihat ramai terlebih di provinsi Jawa. Hampir semua daerah di provinsi jawa menunjukkan kenaikan dalam hal kepadatan penduduk. Mengapa hal ini terjadi? Adakah cara yang dapat ditempuh pemerintah untuk menekan angka kelahiran agar kepadatan penduduk tidak terjadi?.

Sesuai hasil survei Demografi dan Kesehatan Indonesia ( SDKI ) menunjukan, angka Total Fertilisasi Rate ( TFR ) atau rata-rata perempuan produktif mempunyai anak pada tahun 2003 – 2007 sama yaitu 2,6. Artinya seseorang ibu mempunyai anak 2 – 3 orang. Sampai saat ini pun hal ini masih terjadi bahkan di beberapa daerah masih menunjukkan TFR-nya tinggi. Baca Lanjutannya…

Oleh: mat06uia | Januari 11, 2010

BABY CHICKEN BAKAR

Jalan-jalan ke Bogor belum pas kalau belum mencoba ayam bakar yang unik satu ini. Ayam bakar yang beda dari yang lain ini terletak pada umur ayam yang digunakan. Baby chicken bakar itulah nama makananya karena sesuai dengan namanya ayam-ayam yang digunakan adalah bayi-bayi ayam yang berumur sekitar satu bulan.

Bayi chicken bakar ini di olah dan dimasak sama dengan ayam bakar lainnya namun untuk baby chicken bakar ini disajikan dalam keadaan utuh. Kenikan lain dalam baby chicken bakar ini adalah cara penyajiannya yang disajikan dengan mie pasta bukan dengan nasi sebagai karbohidratnya. Mie pasta ini dihidangkan layaknya sarang burung ayam ketika bertelur. Saus mayones dan salad sayuran yang terhias manis pun menembah cantik dan segar penyajian baby chicken bakar ini. Meski terlihat seperti hidangan masakan barat namun citra nusantara masih ada dalam baby chicken bakar karena kekuatan rasa ada pada bumbu-bumbu baby chicken bakar yang semuanya adalah khas nusantara.

Oleh: mat06uia | Januari 11, 2010

GREEN APPLE YANG YUMMY

Suka banget sama yoghurt? Berarti wajib nyobain green apple yoghurt buatan heavenly blush, restaurant yang menyajikan banyak varian yoghurt yang hadir di pondok indah mall 2 lantai 3 # 335.

Green apple yoghurt hadir dengan rasa yang sangat yummy. Bentuknya yang beda dengan yogurt lain yang biasanya berbentuk cair tapi green apple ini hadir dengan bentuk ice cream yoghurt. Rasanya yang unik karena rasa asem apelnya yang kuat seolah-olah membuat kita terasa tidak menyantap yoghurt. Penyajiannya yang dilengkapi dengan topping buah-buahan segar, seperti mangga, pisang, strawberry, kiwi, longan dan nanas membuat green apple yoghurt terlihat cantik dan memancarkan gairah untuk menyantapnya. Green apple ini sangat cocok untuk kita yang ingin menyantap makanan enak tapi tetap sehat.

Oleh: mat06uia | Januari 11, 2010

TIGA SATPAM MANDOSI DIPECAT SEKALIGUS

Selasa (20/10) siang warga perumahan Mandosi Permai, Jati Asih Bekasi dihebohkan oleh kabar kumpul kebo oleh satpam dengan pembantu rumah tangga (PRT) salah satu warga setempat. Kabar itu tentunya sangat mengejutkan bagi warga sekitar. Apalagi Amsori ketua RT setempat merasa malu akan hal tersebut. Tanpa basa-basi lagi ia memecat ketiga satpam tersebut dengan tanpa hormat, karena ia merasa kejadian ini merupakan aib bagi warga sekitar. Asih (26 th) seorang janda beranak dua yang bekerja sebagai PRT dirumah pak Surya (45 th). Ia mengaku melakukan hal tersebut diluar kesadaranya, awalnya ia merasa nyaman berada di pos tersebut, maka lama kelamaan ia sering mengunjungi pos tersebut. Tentunya hal ini tanpa sepengetahuan majikannya yang sibuk melakukan aktivitas di luar kota. “Saya kaget sekali, ketika mendengar bahwa pembantu saya sering berada di pos itu, dan melakukan perbuatan yang tidak senonoh”, kata pak Surya. Ketiga satpam tersebut adalah Ayat (32th), Parman (26 th), dan Agus (29 th) mereka adalah satpam yang sudah lama bekerja di perumahan tersebut. Apalagi Ayat yang sudah 8 tahun menjadi satpam di tempat itu. Oleh karena itu warga setempat sudah mengetahui sifat dan perilaku mereka yang terlihat baik dan santun. Warga pu sangat menyayangkan hal ini harus terjadi, mengingat perilaku mereka yang santun dan pengabdiannya yang sudah bertahun-tahun. Karena merasa malu Asih pun memutuskan untuk balik ke kampungnya. Ia meminta maaf kepada majikanya dan warga setempat, karena sudah melakukan perbuatan yang hina tersebut. Ia benar-benar merasa bersalah dan malu pada dirinya sendiri. “seharusnya hal ini tidak perlu terjadi, kalau saja saya bias menahan nafsu saya, saya benar-benar merasa bersalah mba, karna kesalahan saya, teman-teman saya ( ketiga satpam tersebut) jadi dipecat”. Tutur Asih.

Oleh: mat06uia | Januari 11, 2010

UN Jangan sampai Langgar HAM

Ujian Nasional (UN) seharusnya jangan sampai melanggar hak asasi anak, terutama hak untuk berbicara pada siswa. Artinya, pemerintah jangan memaksakan kehendak untuk menyelenggarakan UN, tetapi harus mendengar aspirasi anak.

Dalam Undang-Undang Perlindungan Anak, ada hak anak yang harus dihargai, yaitu hak anak untuk berbicara, kata Johnny Nelson Simanjuntak, Komisioner Bidang Pemantauan dan Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Jakarta, saat menerima pengaduan dari siswa, guru, dan lembaga masyarakat yang menuntut pemerintah menunda atau meniadakan pelaksanaan UN.

Komisioner Bidang Pemantauan dan Penyelidikan itu juga menambahkan, dalam pelaksanaan ujian nasional (UN) selama ini, aspirasi anak bak angin lewat. Aspirasi anak selalu diabaikan karena dianggap belum dewasa.

Pelaksanaan UN itu untuk  anak-anak bangsa, pemerintah harusnya mendengarkan apa yang menjadi aspirasi dan keluhan semua siswa, dalil lelaki yang bekerja di bidang Pemantauan dan Penyelidiki HAM.

Pendidikan yang menjadi hak anak harusnya dilaksanakan dalam suasana yang kreatif, memacu semangat, dan menyenangkan. Bukan sebaliknya, yang malah menimbulkan ketakutan, stres, dan bahkan depresi bagi siswa yang akan menghadapi UN. Seakan UN itu adalah terminal yang sangat menyeramkan yang harus dilewati.

Selain itu, lelaki berawakan tinggi itu juga menambahkan, jangan sampai pula UN menyebabkan anak-anak yang tidak lulus ujian kehilangan haknya untuk mendapatkan pendidikan lebih lanjut.

Lelaki paruh baya itu juga mengatakan, Komnas HAM telah merekomendasikan dan mendesak orang nomor satu di Indonesia agar memerintahkan Mendiknas meninjau ulang pelaksanaan UN. Rekomendasi lainnya, Komnas HAM juga mendesak Mendiknas untuk mengambil langkah-langkah konkret dengan meninjau atau menghentikan UN.
Adapun untuk anak-anak korban UN, mereka bisa menuntut diberi hak reparasi, yaitu hak untuk dipulihkan. Baca Lanjutannya…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.